Travel ke Sumba Barat? Kenali 7 Hal Tentang Sumba Ini Biar Hemat Budget Hingga Jutaan

 

Jika kamu pecinta petualangan, travelling yang menantang, atau pecinta alam tapi sudah bosan dengan destinasi yang itu-itu saja, maka kamu harus coba datang ke Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Eits… tapi sebelum kamu asal pesan tiket pesawat, sebaiknya kamu pahami dulu 7 hal tentang Sumba Barat berikut ini agar kamu bisa menghemat pengeluaranmu di sana sini dan menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu. Karena percayalah, Sumba Barat adalah sesuatu yang lain. Lain dari destinasi yang sebelumnya kamu mungkin sudah datangi, setidaknya begitulah yang aku rasakan.

1. Sumba Barat Secara Umum

Pulau Sumba terbagi menjadi beberapa bagian. Pembagian yang paling umum dilakukan adalah Sumba Barat dan Sumba Timur. Secara umum, Sumba Timur jauh lebih maju dibanding Sumba Barat. Pertanyaannya, seperti apa sih Sumba Barat itu?

Okay, kalau untuk cari Solaria atau KFC sudah pasti tidak akan ketemu. Di pusat kotanya seperti Tambolaka dan Waikabubak hanya ada rumah makan dan ruko-ruko kecil. Diluar itu, tidak ada warung atau rumah makan satupun. Adanya hanya pondok 1×2 meter dengan jualan seadanya, seperti ini:

20180920_085028

Itu baru soal jualan masyarakat, yang menarik lagi adalah soal jalan. Salah satu kebahagiaan di Sumba adalah saat kamu menemukan jalan beraspal dan tidak harus melewati hutan antah-berantah. Kenapa? Karena banyak jalan di Sumba Barat masih jalan tanah. Di beberapa tempat, bahkan jalannya tidak terlihat seperti jalan, seperti ini:

20180920_122903

Di Sumba Barat sendiri cuma terdapat 2 kota: Tambolaka dan Waikabubak. Dua kota ini kondisinya sudah cukup baik. Sudah ada hotel dengan fasilitas seperti AC, water heater dan semacamnya. Tapi selain 2 kota ini, sebagian besar Sumba Barat tergolong masih lebih mirip hutan-hutan.

Meski begitu, di Sumba Barat terdapat banyak sekali destinasi yang akan membuat kamu berdecak kagum.

Mulai dari birunya Air Terjun Matanyagu yang meski berjarak 2.5 jam dari Tambolaka dan harus ditambah hiking 1 jam pula, tapi akan membuat kamu terpana…

20180921_135320

Atau indahnya Danau Weekuri…

20180920_110915

Atau Pantai Mandorak yang menghadirkan pantai bersih dan tebing karang menawan ini…

20180920_092301

Hingga Pantai Bawana yang terkenal itu.

20180920_154459

2. Transportasi di Sumba Barat

Hanya ada dua cara untuk keliling Sumba Barat: sewa motor atau sewa mobil. Nah ini informasi yang cukup penting karena bisa membantu kamu berhemat hingga jutaan. Sewa motor di Sumba Barat itu harganya cuma 50 ribu per hari sementara sewa mobil+driver harganya minimal 750 ribu per hari bahkan lebih.

Tidak selesai di biaya sewa mobil atau motor saja, setiap kali kamu masuk ke tempat wisata, kamu akan diminta membayar semacam uang masuk kepada warga yang ada disana. Jika kamu menggunakan sepeda motor, kamu hanya perlu bayar 20 ribu. Jika kamu menggunakan mobil, uang masuk ini bisa membengkak hingga 100 ribu. Kebayang kan kalau sehari kamu datang ke 5 tempat wisata, ya kan?

Kalau mendengar penjelasan tadi, pasti kamu mikir, “ya udah, sewa motor aja kalo gitu. Gampang kan?” Hohohoooo, jangan senang dulu anak muda. Sewa motor di Sumba Barat itu gak kayak di Bali yang setiap sudut ada. Di Sumba Barat, yang berani menyewakan motor itu hanya hotel-hotel tertentu, salah satunya Hotel Sinar Tambolaka. Tapi di Hotel Sinar Tambolaka pun mereka cuma punya 3 unit motor yang bentuknya juga sudah ombreng-ombrengan seperti ini:

20180921_174313

Selain itu, pihak hotel juga hanya mau menyewakan motor untuk orang yang menginap di hotel mereka. Jadi, jangan harap kamu bisa menginap di hotel A tapi sewa motor di hotel B. Sewa motor di Sumba Barat itu bukan harganya yang harus dikhawatirkan, tapi dapat atau enggaknya. Karena kalau gak dapat sewa motor, alternatifnya adalah sewa mobil yang jauuuuuh lebih mahal.

Jadi, make sure kamu benar-benar siapkan rencana matang untuk urusan motor dan hotel ini.

3. Hotel di Sumba Barat

Walaupun Sumba Barat secara umum masih sangat primitif, di kota Tambolaka sudah ada hotel yang cukup modern. Salah satu yang aku rekomendasikan adalah Hotel Sinar Tambolaka.

Hotel ini terletak hanyak 5 menit naik mobil dari Bandara Tambolaka. Pihak hotel juga menyediakan layanan gratis antar-jemput dari hotel ke bandara. Tapi yang paling penting adalah karena hotel ini punya jasa penyewaan motor. Ingat, kamu hanya bisa menyewa motor di hotel yang kamu inapi.

Harga kamar superior di Hotel Sinar Tambolaka adalah 350 ribu, tapi bisa lebih murah jika kamu pesan dari Traveloka atau Agoda (waktu itu aku bayar sekitar 200 ribuan saja). Di kamar jenis superior ini, kamu akan dapat kamar yang cukup luas dengan 2 single bed dan kamar mandi dalam.

20180919_162737

Kamar ini juga dilengkapi TV dan AC bahkan brankas untuk barang-barangmu yang berharga.

20180919_162745

Tidak hanya itu, kamar mandinya pun sudah dilengkapi pemanas air.

20180919_162815

Jika kamu mau lebih hemat, sebenarnya ada kamar standar juga seharga 250 ribu namun fasilitasnya jauh dibawah kamar jenis Superior. Di kamar standar misalnya kamu hanya dapat kipas angin, tidak ada pemanas air, dan bahkan kamu tidak diberikan sprei dan handuk. Jika kamu punya budget, sebaiknya ambil kamar Superior saja. Jika dibagi 2 dengan teman, harganya tidak terlalu berat.

Selain fasilitas dalam kamar, Hotel Sinar Tambolaka juga memberikan kamu sarapan. Biasanya pihak hotel menyediakan 2 jenis nasi yakni nasi putih dan nasi kacang merah atau kacang hijau. Lauknya terdiri dari ikan, telur, dan sayur. Untuk minuman, kamu bisa pilih kopi, teh, atau sirup buah.

20180920_064056

20180920_064113

4. Makanan di Sumba Barat

Untuk kamu para pecinta kuliner, aku punya berita buruk. Di Sumba Barat hampir tidak ada penjual makanan. Sepertinya masyarakat disana belum ditahap mereka sering makan diluar. Karenanya, rumah makan sangat sulit ditemukan. Rumah makan hanya  ada di kota seperti Tambolaka dan Waikabubak, itupun bukan rumah makan yang menyediakan masakan Sumba, tapi lebih ke rumah makan milik pendatang yang menyajikan makanan non-Sumba.

Di depan hotel Sinar Tambolaka, misalnya, hanya ada 2 rumah makan. Yang satu menyediakan pecel ayam Jawa Timur:

20180919_180051

Dan yang satu lagi menyediakan Bakso Solo:

20180919_180100

Untuk harga makanan di Sumba Barat menurut saya cukup terjangkau, terutama untuk ikan. Makan nasi ikan di rumah makan Jawa Timur hanya seharga 15.000, dan nasi ayam hanya seharga 25.000. Di Waikabubak, nasi sate kambing dan nasi soto kambing bahkan hanya 15.000 per porsi. Muraaaah kaaaaan? Dan yang lebih keren adalah porsinya, buanyaaak. Cocok untuk kamu yang makannya porsi kuli. Pecel ayam dan ikan yang kita pesan bentukannya kayak gini.

20180919_173739

Bandingkan deh dengan porsi pecel ayam Jakarta yang nasinya cuma seuprit. Lumayan banget kaaan.

Satu lagi, karena diluar kota Tambolaka dan Waikabubak tidak ada rumah makan, sebaiknya kamu bungkus makanan dari pagi untuk dibawa. Di tempat wisata sebenarnya ada yang jual makanan, tapi pilihannya sangat terbatas. Yang ada cuma popmie, mie goreng, atau snack-snack doang kayak gini:

20180921_102855

Trus, kalau mau makan makanan khas Sumba gimana dong? Kamu bisa pesan makanan khas Sumba di hotel tempat kamu menginap, tapi harganya lumayan mahal.

5. Navigasi di Sumba Barat

Ini adalah salah satu poin penting juga yang bisa membuat kamu hemat hingga jutaan. Keliling Sumba Barat itu ada dua pilihan, keliling sendiri atau pakai tour. Pakai tour sih gampang ya, tinggal bayar dan duduk santai, tapi kan mahal. Bisa jutaan harganya. Kamu sebenarnya bisa naik motor sendiri dan menggunakan google map.

Tapiiiiiiiii, jangan sedih, di Sumba Barat gak ada internet selain di Tambolaka dan Waikabubak. Lah, trus gimana pake google mapnya dong? Caranya adalah kamu download dulu map Sumba Barat selagi ada internet lalu cari destinasi-destinasi yang kamu mau datangin sehingga ada history-nya di map offline kamu. Dengan begitu, kamu bisa pakai google map meski tanpa internet.

Satu hal yang musti diperhatikan adalah meski sudah didownload, map di Sumba Barat tidak terlalu lengkap. Kadang kamu akan diarahkan belok kiri padahal di sebelah kiri adalah tebing, kadang tiba-tiba mapnya putus dijalan padahal destinasinya belum kelihatan, dan berbagai masalah lain. Trik paling baik adalah gabungan google map sambil tetap bertanya-tanya dengan warga jika ragu atau jika google map sudah mulai ngawur, which happens a lot btw.

Hal lain yang juga harus kamu tahu adalah tidak semua tempat bisa kamu datangi sendiri. Beberapa tempat akan lebih baik jika kamu datangi bersama warga lokal, salah satunya adalah Air Terjun Matanyangu.

Pertama kali kamu sampai di area Matanyangu, kamu akan menemukan tanda ini:

20180921_154430

Waktu itu, kita memutuskan untuk jalan sendiri saja menyusuri jalan setapak di depan seperti ini:

20180921_125831

Hingga akhirnya kita dihadapkan dengan hutan seperti ini dan tidak tahu harus jalan kemana lagi.

20180921_130157.jpg

Akhirnya kita putar balik dan bertanya dengan warga. Salah seorang warga bersedia mengantarkan kami berjalan ke air terjun dengan harga 100 ribu untuk dua orang (awalnya dia minta 150 ribu sebelum ditawar).

Dia juga menawarkan kami untuk menitipkan motor di rumahnya dengan membayar 25 ribu. Kami memutuskan untuk menitipkan motor sesuai sarannya dengan alasan keamanan. Kebayang kan kalo pas balik tiba-tiba motor hilang atau rodanya dikempesin? Dan menurut si bapak, ini sering terjadi. Jadi 25 ribu okelaaaah, daripada pulang jalan kaki.

Dan setelah mulai menembus hutan, ternyata keputusan kami benar. Untuk mencapai air terjun, kita harus hiking melewati hutan selama satu jam dengan rute seperti ini:

20180921_131903.jpg

Gak kebayang kalau harus hiking tanpa guide. 100 ribu oke laaah, daripada hilang dimakan macan, ya kan.

Intinya adalah, kamu harus gabungkan google map dan informasi yang kamu terima dari warga lokal.

6. Masyarakat Sumba Barat

Kalau kamu lihat foto diatas, guide yang menemani kami menembus hutan membawa parang kemana-mana dan ini adalah pemandangan yang sangat umum di Sumba Barat. Hampir semua lelaki membawa parang kemana-mana. Tidak perlu takut, ini bukan berarti mereka akan menyerang atau semacamnya.

Walaupun masyarakat Sumba Barat masih tergolong primitif, tapi mereka tidak akan menyakiti pendatang tanpa sebab. Selama kamu tidak membuat masalah seperti tanpa sengaja menabrak anak warga atau menabrak anjing (amit-amiiit), harusnya kamu aman.

20180921_154659

Sebenarnya masyarakat di Sumba Barat sangat ramah dengan pengunjung. Mereka selalu melambaikan tangan setiap kita lewat. Untuk para penjual pun, menurut aku tidak terlalu memaksa beli. Kebanyakan mereka akan mengajak ngobrol sambil menawarkan produk, tapi tidak sampai tiba-tiba memasangkan gelang ke tangan seperti di tempat wisata lain.

7. Total Budget

Nah, setelah kamu membaca semua informasi tadi, kamu mungkin sudah berpikir, “trus, berapa uang yang harus disiapkan untuk explore Sumba Barat?” Disini pembahasannya.

Sebelum bahas budget, aku jelasin beberapa hal dulu ya:

  1. Explorasi Sumba Barat itu bisa kamu selesaikan dalam dua hari saja sebenarnya kecuali jika kamu memang benar-benar mau explore hingga bagian terdalam. Karenanya, budget disini mengacu ke perjalanan tiga hari (2 hari explorasi ditambah 1 hari perjalanan dari Jakarta ke Sumba Barat).
  2. Budget disini juga disusun dengan basis kamu berangkat dari Jakarta. Harga tiket dibulatkan 1.2 juta sekali jalan. Jika kamu berada di kota lain, biayanya bisa lebih tinggi atau lebih rendah. Jika kamu berangkat di high season, harga juga bisa berbeda.
  3. Budget disusun berdasarkan harga hotel sebenarnya. Jika kamu pakai Traveloka atau Agoda, harganya bisa lebih rendah.
  4. Budget makan dibuat rata-rata 15 ribu per sekali makan. Budget ini sudah cukup untuk makan nasi ikan di Tambolaka atau nasi sate kambing di Waikabubak.

Berikut detail budgetnya kalau kamu ikutin tips ini:

Capture1

Dan berikut detail budget seandainya kamu telat sewa motor seperti di tips ini:

Capture2

Total perbedaanya lebih dari 2 juta. Lumayan banget kan. Dan ini baru 2 hari. Kalau kamu mau explore lebih lama lagi, perbedaannya jadi makin signifikan.

Kesimpulan

Sumba Barat itu adalah daerah yang keren banget. Pantai dan air terjunnya juara. Meski begitu, Sumba Barat bukan untuk traveller pemula. Untuk traveller pemula yang ingin explore Sumba Barat mungkin bisa coba menggunakan jasa tour, tapi memang harganya lebih mahal.

Jadi, sudah siap explore Sumba Barat? Semoga tips ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s